Monday, May 12, 2008

Beza RM1 & RM50

Duit seringgit telah bertemu dengan lima puluh ringgit, duit seringgit bertanya:

"Oit, lama tak nampak, mana ko pergi?"

Lima puluh menjawab "Aku pergi merata tempat. Pergi stadium tgk bola, Naik STAR Cruise, gi KK naik AirAsia, lepak One Utama, konsert AF, M'sian Idol.. tempat2 cam tuh lah. Eh, ko camner lak?"

Duit seringgit menjawab perlahan seraya menunduk,
"Hmm... biasa lah.. Balik-balik tempat yg sama…………'SURAU…., MASJID……., SURAU………"

p/s: FIKIRKANLAH

Di petik dari : raudhah.com

Monday, April 21, 2008

Jangan.... Jangan..... dan Jangannnn...


Jangan sengaja lewatkan solat.

Perbuatan ini Allah tidak suka.
Kalau tertidur lain cerita.

Jangan masuk ke bilik air tanpa memakai alas
kaki (selipar).
Takut kalau-kalau terbawa keluar najis,
mengotori seluruh rumah kita.
Jangan makan dan minum dalam
bekas yang pecah atau sumbing.
Makruh kerana ia membahayakan.

Jangan biarkan pinggan mangkuk yang telah
digunakan tidak berbasuh.
Makruh dan mewarisi kepapaan.

Jangan tidur selepas solat Subuh, nanti
rezeki mahal
(kerana berpagi-pagi itu membuka pintu
berkat).

Jangan makan tanpa membaca BISMILLAH dan doa makan.
Nanti rezeki kita dikongsi syaitan.

Jangan keluar rumah
tanpa niat untuk membuat kebaikan.
Takut-takut kita mati dalam
perjalanan.

Jangan pakai sepatu atau selipar yang
berlainan pasangan.
Makruh dan mewarisi kepapaan.

Jangan biarkan mata liar di perjalanan.
Nanti hati kita gelap
diselaputi dosa.

Jangan bergaul bebas ditempat kerja.
Banyak buruk dari baiknya.

Jangan menangguh taubat bila berbuat
dosa kerana mati boleh datang
bila-bila masa.

Jangan ego untuk meminta maaf pada
ibu bapa dan sesama manusia
kalau memang kita bersalah.

Jangan mengumpat sesama rakan
taulan. Nanti rosak persahabatan kita
hilang bahagia.

Jangan lupa bergantung kepada ALLAH
dalam setiap kerja kita. Nanti
kita sombong apabila berjaya.
Kalau gagal kecewa pula.

Jangan bakhil untuk bersedekah.
Sedekah itu memanjangkan umur
dan memurahkan rezeki kita.

Jangan banyak ketawa. Nanti mati jiwa.

Jangan biasakan berbohong, kerana ia adalah
ciri-ciri munafik dan
menghilangkan kasih orang kepada kita.

Jangan suka menganiaya manusia atau haiwan. Doa makhluk yang teraniaya
cepat dimakbulkan ALLAH.

Jangan terlalu susah hati dengan urusan dunia.
Akhirat itu lebih utama
dan hidup di sana lebih lama dan kekal selamanya.

Jangan mempertikaikan kenapa ISLAM itu berkata JANGAN.
Sebab semuanya untuk keselamatan kita.

ALLAH lebih tahu apa yang terbaik
untuk hamba ciptaanNya.

--------------------------------------------------

"Sebarkanlah ajaranku walau satu ayat pun"

(Sabda Rasulullah SAW)"

Nescaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu

dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar."

Sunday, April 20, 2008

Rindunya Padamu Ya Rasulallah


Rasulullah itu adalah orang yang sangat dicintai oleh para sahabatnya, umumnya para sahabat mencintai Rasulullah Saw, walau ada sebagian sahabat yang diam-diam membenci Rasulullah. Tetapi mayoritas sahabat itu sangat mencintai Rasulullah Saw.

Pernah suatu malam Rasulullah mendengar suara beberapa orang di luar kamarnya, Rasulullah menegur: “Kenapa kalian berkumpul di sini?” lalu mereka menjawab: “Ya Rasulullah, kami tidak bisa tidur khawatir ketika kami tidur nanti, orang-orang kafir datang dan membunuhmu.” Mereka sukarela menjadi satpam Rasulullah Saw, datang sendiri, tidak dibayar. Tetapi Rasulullah Saw mengatakan, “Tidak, Allah melindungi aku, pulanglah kamu ke tempat kamu masing-masing.”
Ada seorang pedagang minyak wangi, di Madinah. Setiap kali pergi ke pasar, dia singgah dulu ke rumah Rasulullah Saw, dia tunggu sampai Rasulullah keluar. Setelah Rasulullah keluar, dia hanya mengucapkan salam lalu memandang Rasulullah saja, setelah puas dia pergi. Suatu saat setelah dia ketemu Rasululllah dia pergi, lalu tak lama kemudian balik lagi dari pasar dan dia datang kepada Rasulullah Saw dan meminta izin, “Saya ingin melihat engkau ya Rasulullah, karena saya takut tidak bisa melihat engkau setelah ini.” Dan Rasulullah mengizinkannya.

Kemudian, setelah kejadian itu Rasulullah tidak pernah melihat lagi tukang minyak wangi itu. Disuruhnya sahabatnya pergi melihat, ternyata ia sudah meninggal dunia tidak lama setelah dia pergi dari pasan dan memandang wajah Rasulullah Saw itu. Lalu kata Rasulullah Saw: “Kecintaannya kepadaku akan menyelamatkan dia di hari akhirat.”

Ada lagi seorang sahabat Rasulullah bernama Abu Ayyub Al-Anshari. Ketika Rasulullah hijrah ke Madinah, beliau beristirahat dahulu di pinggiran kota menginap di rumah Abu Ayyub Al-Anshari. Rumahnya itu dua tingkat, Abu Ayyub dan istrinya di tingkat atas dan Rasulullah Saw di bawah. Pada malam hari Abu Ayub dan istrinya tidak bisa tidur karena mereka takut menggerakkan tubuhnya, semua terbujur seperti sebongkah kayu menahan dirinya untuk tidak bergerak. Mereka takut kalau bergerak, nanti debu-debu dari atas itu berjatuhan kepada Rasulullah. Setelah Rasulullah mengetahui hal itu, beliau sangat terharu lalu kepada Abu Ayub diajarkan sebuah doa sebagai penghargaan beliau atas cinta yang tulus dari Abu Ayub.

Dalam perang Uhud, ketika kaki Rasulullah terluka, ada seorang sahabat melihatnya lalu mengejar Rasulullah. Dia pegang kaki itu lalu dia bersihkan luka itu dengan jilatannya. Rasulullah kaget lalu berkata, “Lepaskan! Lepaskan!” Sahabat itu berkata: “Tidak Ya Rasulullah, aku tidak akan melepaskannya sampai luka ini kering!”

Ada lagi seorang sahabat, yang setelah Rasulullah meninggal dunia, membanggakan mulutnya yang tidak ada gigi lagi. Saat perang Uhud itu juga, Rasulullah cedera karena rantai pelindung kepalanya menusuk pipinya. Lalu seorang sahabat menarik rantai itu dengan giginya, tapi sebelum rantai itu keluar, seluruh giginya rontok. Dia bangga bahwa giginya itu berjatuhan karena membela Rasulullah yang dicintainya. Sehingga menjadi satu kebahagiaan tersendiri. Ini, sekali lagi masalah cinta, dan cinta itu selalu tidak wajar.

Ada satu contoh lagi kecintaan orang kepada Rasulullah Saw. Menjelang suatu peperangan, Rasulullah sedang membariskan pasukannya karena Rasulullah selalu merapikan barisan pasukannya. Ternyata ada seorang sahabat, mungkin karena perutnya terlalu besar, selalu perutnya itu berada di luar barisan. Kemudian Rasulullah lewat dan memukul perutnya itu agar dirapikan dengan barisan. Lalu sahabat itu memandang Rasulullah dan berkata: “Engkau diutus untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam, kenapa kau sakiti perutku?” Lalu Rasulullah turun dari kudanya, dan menyerahkan alat pemukul itu, lalu berseru: “Pukullah aku! Sebagai qishas atas kesalahanku.” Kemudian orang itu berkata: “Tapi engkau pukul langsung kepada kulit perutku.” Lalu Rasulullah segera membuka pakaiannya, tiba-tiba sahabat itu memeluk Rasulullah dan mencium perutnya. Rasulullah kaget dan berkata: “Ada apa denganmu?” Sahabat itu menjawab: “Ya Rasulullah, genderang perang sudah ditabuh, mungkin ini adalah saat terakhir perjumpaanku denganmu. Saya ingin sebelum meninggal dunia, sempat mencium perutmu yang mulia.”

Dan sahabat itu kemudian gugur di medan perang setelah mencium perut Rasulullah Saw. Rupanya ini hanya strategi dia agar bisa mencium perut Rasulullah Saw.

Kelak, setelah Rasulullah meninggal dunia, kecintaan para sahabat itu diungkapkan dengan kerinduan yang luar biasa kepada Rasulullah Saw.

Bilal yang selalu adzan semasa hidup Rasulullah tidak mau beradzan lagi setelah wafat Rasulullah karena Bilal tidak sanggup mengucapkan “Asyhadu anna Muhammad Rasululah” karena ada kata-kata Muhammad di situ. Tapi karena desakan Sayyidah Fatimah yang saat itu rindu mendengar suara adzan Bilal, dan mengingatkan beliau akan ayahnya. Bilal akhirnya dengan berat hati mau beradzan. Saat itu waktu Subuh, dan ketika Bilal sampai pada kalimat Asyhadu anna Muhammad Rasulullah, Bilal tidak sanggup meneruskannya, dia berhenti dan menangis terisak-isak. Dia turun dari mimbar dan minta izin pada Sayyidah Fatimah untuk tidak lagi membaca adzan karena tidak sanggup menyelesaikannya hingga akhir. Ketika Bilal berhenti saat adzan itu, seluruh Madinah berguncang karena tangisan kerinduan akan Rasulullah Saw.

Mengapa Rasulullah dirindukan atau dicintai? Itu bukan hanya karena Allah SWT membuka hati mereka untuk rindu, tetapi karena akhlak Rasulullah yang menarik kecintaan mereka. Dan akhlak itu adalah Sunnah. Sekiranya kita mencontoh akhlak beliau ini, pasti kitapun akan dicintai oleh banyak manusia. Tentu tidak oleh semua manusia, karena Rasulullah juga tidak dicintai oleh sem ua manusia, tidak dicintai oleh semua sahabat dan tidak dicintai oleh semua makhluk. Tapi sekiranya kita mempraktekkan akhlak Rasulullah itu dalam pergaulannya dengan orang banyak, pasti kitapun akan menjadi manusia, yang dicintai oleh kebanyakan umat manusia.

Alangkah indahnya hidup ini
Andai dapat kutatap wajahmu
Kan pasti mengalir air mataku
Kerna pancaran ketenanganmu

Alangkah indahnya hidup ini
Andai dapat kukucup tanganmu
Moga mengalir keberkatan dalam diriku
Untuk mengikut jejak langkahmu

Ya Rasulullah Ya Habiballah
Tak pernah kutatap wajahmu
Ya Rasulullah Ya Habiballah
Kami rindu padamu
Allahumma Solli Ala Muhammad
Ya Rabbi Solli Alaihi Wasallim ( 2X )

Alangkah indahnya hidup ini
Andai dapat kudakap dirimu
Tiada kata yang dapat aku ucapkan
Hanya tuhan saja yang tahu

Kutahu cintamu kepada umat
Umati kutahu bimbangnya kau tentang kami
Syafaatkan kami
Alangkah indahnya hidup ini
Andai dapat kutatap wajahmu

Kan pasti mengalir air mataku
Kerna pancaran ketenanganmu
Ya Rasulullah Ya Habiballah
Terimalah kami sebagai umatmu
Ya Rasulullah Ya Habiballah
Kurniakanlah syafaatmu

Wednesday, December 26, 2007

Jejak Rasul, Sahabat, Ulamak, Auliak, dan Pahlawan Islam - bhg 2

Gambar- gambar sepanjang ziarah Turki,
Syria dan Jordan


Masjid Biru di Turki

Makam Ayub Al-Ansari di Turki

Muzium Topkapi di Turki

Makam Aka Samsudin di Turki
(Guru kepada Sultan Muhamad Fatih)

Makam Sultan Salim di Turki


*****************************

Makam Khalid Al-Walid dan anaknya di Syria

Makam Abu HUrairah di Syria

Makam Nabi Ayub a.s di Syria

Makam Sheikh Nurudin Azanki di Syria
(Guru kepada Salahudin Al-Ayubi)

Makam Salahuddin Al-Ayubi di Syria

Makam Kepala Nabi Yahya a.s di Syria

Gua Berdarah di Syria
(Gua yang menyaksikan Qabil membunuh Habil)

Makam Nabi Zakaria di Syria

Makam Al-Hafiz Ibnu Asakir di Syria

Makam Abu Darda' di Syria

*********************************

Tapak Medan Peperangan Mu'tah di Jordan

Gua Ashabul Kahfi di Jordan


Wednesday, November 28, 2007

Jejak Rasul, Sahabat, Ulamak, Auliak, dan Pahlawan Islam - bhg 1

~ ZIARAH ISTANBUL ~

Lambang kerajaan Islam Empayar Uthmaniah

Sultan Muhammad Fatih

Makam Sultan Muhammad Fatih

Masjid Sultan Muhammad Fatih


Kota Yang Dijanjikan Rasulullah SA
W

Tidak banyak kota-kota besar dunia yang pernah disebutkan oleh Rasulullah SAW di dalam hadis. Salah satunya adalah Istanbul (Islambul) yang dahulu masih bernama Konstantinopel.

Istanbul adalah sebuah kota yang pernah disebut-sebut oleh Rasulullah SAW dalam haditsnya yang disebutkan di dalam kitab Musnad Imam Ahmad. Lengkapnya demikian:

حدثنا ‏ ‏يحيى بن إسحاق ‏ ‏حدثنا ‏ ‏يحيى بن أيوب ‏ ‏حدثني ‏ ‏أبو قبيل ‏ ‏قال ‏كنا عند ‏ ‏عبد الله بن عمرو بن العاصي ‏ ‏وسئل أي المدينتين تفتح أولا ‏ ‏القسطنطينية ‏ ‏أو ‏‏ رومية ‏ ‏فدعا ‏ ‏عبد الله ‏ ‏بصندوق له حلق قال فأخرج منه كتابا قال فقال ‏عبد الله ‏ ‏بينما نحن حول رسول الله ‏ ‏صلى الله عليه وسلم ‏ ‏نكتب إذ سئل رسول الله ‏ ‏صلى الله عليه وسلم ‏ ‏أي المدينتين تفتح أولا ‏‏ قسطنطينية ‏ ‏أو ‏‏ رومية ‏ ‏فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم ‏ ‏مدينة ‏ ‏هرقل ‏ ‏تفتح أولا ‏ ‏يعني ‏‏ ٌقسطنطينية ‏مسند الإمام أحمد

Ketika kami duduk bersama dengan Abdullah bin Amru bin Al-Ash, beliau ditanya tentang kota manakah yang akan (futuh) dikuasai, Konstantinopel atau Roma?. Abdullah bin Amru bin Al-Ash meminta diambilkan kotak miliknya yang ada lubangnya dan mengeluarkan kitab dari dalamnya dan berkata, "Abdullah berkata bahawa ketika kami duduk di sekeliling Rasulullah SAW untuk menulis, tiba-tiba beliau s.a.w ditanya tentang kota manakah yang akan futuh terlebih dahulu, Konstantinopel atau Roma. Rasulullah s.a.w menjawab, "Kota Heraklius terlebih dahulu (maksudnya Konstantinopel). (HR Ahmad)

Selain hadis di atas, ada juga hadis lain yang menyebutkan secara jelas tentang akan jatuhnya Konstantinopel ke tangan umat Islam.

‏
لتفتحن القسطنطينية فلنعم الأمير أميرها ولنعم الجيش ذلك الجيش ) روه الإمام أحمد في مسنده

Rasulullah SAW bersabda, "Kalian pasti akan membebaskan Konstantinopel, sehebat-hebat Amir (panglima perang) adalah Amir-nya dan sekuat-kuatnya pasukan adalah pasukannya. (HR Ahmad dalam musnadnya)

Meskipun sudah ada berita gembira bahawa Konstantinopel akan jatuh ke tangan umat Islam, pada kenyataannya sampai generasi sahabat sudah meninggal semua, kota itu belum jatuh juga ke tangan umat Islam. Bahkan generasi tabi'in telah lewat, atba'ut-tabi'in juga demikian, janji itu tidak datang-datang juga.

Barulah akhirnya di masa Sultan Muhammad Al-Fatih, akhirnya kota itu jatuh juga ke tangan umat Islam, sebagai pembuktian bahawa hadis nabi SAW di atas benar adanya. Nama Kostantinopel itu diubah menjadi Islambul yang mana bermaksud islam keseluruhan (bul adalah perkataan Turki), kemudian ditukar pula menjadi Istanbul sewaktu pemerintahan Kamal Atartuk.

Friday, October 12, 2007

Kerana Cintaku Saerah

Pertama kali saya membaca sinopsis drama ini, hati saya tertarik untuk menontonnya. Jalan ceritanya sungguh menarik dan saya pasti ramai yang akan tersentuh hati melihat Jibek, seorang ayah yang "bodoh-bodoh" mengharungi suka duka membesarkan anaknya. Bagi saya, cerita ini mengandungi banyak manfaat kepada penonton. Mungkin inilah realiti sebenar masyarakat melayu kini. Yang miskin ditindas, dihina, yang kaya semakin tamak, tiada belas ihsan dan yang cantik mencari ke"glamoran" dan kebendaan.
Bagi siapa yang tidak berkesempatan menonton drama ini, bolehlah menontonnya di youtube. Selamat menonton!!

Sinopsis Drama Kerana Cintaku Saerah
Falsafah cinta ada mengatakan, cinta tidak semestinya bersatu dan cinta itu boleh berubah dalam sekelip mata. Drama ini mengisahkan tentang seorang pemuda bernama Jibek (lakonan Benjy) yang mengalami penyakit di mana sel-sel dalam otaknya lemah dan kesannya Jibek menjadi lembab pemikiran di zaman remaja. Ketika zaman kanak-kanak, Jibek yang masih normal ketika itu menjalani kehidupan seperti kanak-kanak lain dan Jibek berkawan rapat dengan Saerah (lakonan Umie Aida). Mereka berjanji untuk mendirikan rumahtangga dan berkongsi hidup setelah dewasa. Namun, setelah Jibek mengalami penyakit otak, Saerah berubah fikiran dan cintanya bukan lagi buat Jibek. Namun, berlainan pada Jibek yang masih lagi berpegang pada janjinya untuk menjadikan Saerah sebagai isteri. Namun takdir menentukan segalanya. Satu kejadian tragis menimpa Saerah di mana Saerah telah terlanjur melakukan penzinaan dengan seorang pemuda bernama Mustaza (lakonan Ezani). Menyedihkan lagi bagi Saerah kerana Mustaza tidak menyintainya dan meninggalkan Saerah yang menghamilkan anak luar nikah. Oleh kerana tidak mahu menanggung malu, ibu Saerah (Wan Maimunah) telah memaksa Saerah berkawin dengan Jibek. Atas dasar keterpaksaan, Jibek dan Saerah pun berkahwin dan melahirkan seorang anak hasil dari hubungan dengan Mustaza. Malang bagi Jibek apabila Saerah lari ke Kuala Lumpur tanpa pesan sejurus selepas habis pantang. Di Kuala Lumpur, Saerah berjaya mendapat pekerjaan dan lupa untuk pulang ke kampung melihat anak, suami dan ibunya.

Drama ini akan membawa penonton kepada kisah suka duka Jibek memelihara anaknya sehinggalah anaknya besar. Banyak laluan getir dan dugaan yang terpaksa dihadapi Jibek. Antaranya terpaksa menghadapi kerenah seorang pemuda jongang yang samseng bernama Jenal (lakonan Isma Yusoof) dan ibunya, Cik Ros (lakonan Engku Faridah) yang suka membuat onar tanpa belas kasihan terhadap Jibek. Ibu Jibek banyak berhutang dengan Cik Ros dan Jibek tidak mampu membayar kesemua hutang tersebut. Kewujudan watak Nomi (lakonan Noorkhiriah) yang mengalami penyakit terencat akal menjadi kawan Jibek sejak kecil sehingga besar sedikit sebanyak memberi penawar pada Jibek. Mungkinkah akan ada cinta antara Nomi dan Jibek?. Apakah yang akan berlaku pada Saerah ketika di Kuala Lumpur?. Apakah yang akan menimpa Jenal dan ibunya Cik Ros?. Untuk jawapan dan kesudahan drama ini, anda perlu tontonnya sendiri.

Saturday, September 22, 2007

Takziah, Syafaat Anak & Doa Pelindung

Saya tertarik membaca satu artikel yang ditulis oleh saudara Zaharuddin mengenai kisah menyayat hati yang menimpa al-marhumah adik Nurin Jazlin. Artikel di bawah ini saya copy & paste dari blog saudara Zaharuddin, moga ianya dapat memberi manfaat kepada pembaca.

Oleh : Zaharuddin Abd Rahman

www.zaharuddin.net


Musibah yang menimpa al-Marhumah Nurin Jazlin yang masih kanak-kanak bukanlah satu balasan terhadap dosanya, malah ia belum sempat untuk berdosa. Menurut para ulama Islam, musibah yang menimpa kanak-kanak seperti kematian sebegini adalah merupakan satu rahmat untuknya, adapun cara kejam pembunuhan itu adalah manifestasi kegagalan acuan dan hasil tangan manusia yang berlagak pandai untuk menguruskan kehidupan, mereka degil dari arahan dan larangan Allah s.w.t, lalu kelahiran manusia buas sedemikian adalah hasilnya, menandakan seriusnya tahap kejahilan dan kehancuran jiwa manusia di sekeliling.

Saya kira, semua insan normal akan merasa pedih apabila melihat gambar keadaan jenazah Nurin di atas, apatah lagi sesiapa yang melihatnya secara berdepan. Saya sendiri terganggu pemikiran sejak kelmarin apabila isu ini tersebar di berita. Terfikir betapa kesakitan yang dialami olehnya menyebabkan perhatian saya terganggu ketika memberikan ceramah. Ceramah saya di Universiti Malaya dua hari lepas adalah yang paling terkesan, minda saya gagal memfokuskan kepada isi kuliah yang ingin disampaikan. Mungkin para pendengar yang hadir dapat melihat situasi itu.

Benar, Ia juga merupakan satu ujian Allah s.w.t ke atas kedua ibu bapanya. Sesiapa sahaja yang mampu bersabar serta redha, bagi mereka Syurga dan barangsiapa yang menuding jari menyalahkan Allah s.w.t dan taqdir, mereka adalah dari kalangan ahli neraka.

Nabi bersabda:-

إِنَّ عِظَمَ الْجَزَاءِ مع عِظَمِ الْبَلَاءِ وَإِنَّ اللَّهَ إذا أَحَبَّ قَوْمًا ابْتَلَاهُمْ فَمَنْ رضى فَلَهُ الرِّضَا وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السَّخَط
ُ

Ertinya: Sesungguhnya besarnya balasan baik adalah dengan besarnya ujian dan bala, dan Allah s.w.t apabila kasihkan satu kaum lalu akan didatangkan baginya ujian, sesiapa yang mampu redha maka ia beroleh redha Allah dan barangsiapa yang engkar , maka akan beroleh azab Allah." ( Riwayat At-Tirmizi, 4/601 ; Tuhfatul Ahwazi, 7/65 ; Albani : Hasan Sohih)

Menurut Syeikh Soleh Al-Munajjid, antara hikmah dari kematian seorang kanak-kanak, antaranya sebagai penyelamat diri kanak-kanak terbabit di akhirat kelak, hanya Allah yang mengetahui hikmah sebenar.

Beliau juga berkata, tidak dinafikan semua kanak-kanak ada kemungkinan jika ia sempat dewasa ia boleh menjadi musuh Islam yang terbesar, jatuh murtad, melakukan dosa yang amat dahsyat dan lain-lain. Yang mana sebahagian tindakan dosa tersebut boleh menyebabkan anak itu kekal di dalam Neraka.

Justeru, dengan kematiannya di waktu kecil, ini bermakna Allah s.w.t dengan rahmatnya telah pasti terselamat dari sebarang dosa besar dan kemurtadan yang mungkin berlaku. Perihal sebegini ada disebut dalam surah al-Kahfi, iaitu sebagaimana kisah Nabi Khidir a.s yang sengaja membunuh seorang anak kecil yang telah diketahui melalui Allah s.w.t akan menjadi penjahat besar kepada ibu bapanya jika ia dewasa.

Ciri Mukmin Yang Tabah

Sama-sama kita pasrah kepada Allah dan mengingati ciri seorang mukmin tulen sebagaimana kata Nabi s.a.w:-


عَجَبًا لأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلَّا لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ

Ertinya: Amat dikagumi sifat orang mukmin, iaitu semua urusan yang menimpanya adalah baik, dan tidaklah seorang mukmin itu kecuali apabila di timpa kebaikan, ia bersyukur lalu menjadi kebaikan baginya; dan bila ditimpa musibha keburukan ia bersabar dan menjadi kebaikan baginya apabila ia ditimpa" ( Riwayat Muslim)




Syafaat Anak Kecil & Aqiqah

Saya hanya mampu mendoakan al-marhumah Nurin Jazlin mendapat kenikmatan terbaik di alam barzakh ketika ini dan akhirat kelak. Moga ibu bapanya yang mampu redha dan sabar juga layak mendapat 'title' orang beriman dan redha Allah s.w.t. Ia sememangnya tidak mudah, tetapi redha adalah suatu kewajiban dan bukan pilihan.

Jika sekiranya ibu bapa Nurin Jazlin belum melakukan aqiqah untuknya, eloklah dibuat aqiqah tersebut.

Menurut Imam Ahmad r.h, sekiranya anak kecil meninggal dunia dalam keadaan belum diaqiqahkan, anak tersebut tidak akan membantu (memberi syafaat) kedua ibu bapanya di akhirat. Justeru, syafaat dari anak kecil yang meninggal untuk si ibu bapa adalah bergantung kepada aqiqahnya ( Mirqat Al-Mafatih, 8/78). Wallahu 'alam.

Ia berdasarkan kefahaman Imam Ahmad dari hadis:-

الغلام مرتهن بعقيقته تذبح عنه يوم السابع ويسمى ويحلق رأسه

Ertinya: Anak tergantung kepada aqiqahnya, dilakukan sembelihan aqiqah pada hari ketujuh dan diberi nama serta dicukur kepalanya" (Riwayat At-tirmizi dan Ahmad).

Justeru bagi semua ibu bapa samada Nurin Jazlin atau lain-lainnya, jika terdapat anak yang meninggal dunia dalam keadaan Islam, berusahalah menjadi ibu bapa yang beriman secara tulen. Allah s.w.t pasti akan menghubungkan anak dan ibu bapanya semula di akhirat. Janganlah terlalu bersedih dengan pemergiannya. Firman Allah s.w.t :-

والذين آمنوا واتبعتهم ذريتهم بإيمان ألحقنا بهم ذريتهم وما ألتناهم من عملهم من شيء

Ertinya: "Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikit pun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya." (At-Tur: 21)



InsyaAllah, anak-anak kecil yang meninggal ini akan berada di syurga Allah s.w.t. Disebut dalam kitab Ad-Durr Al-Manthur sesungguhnya orang yang beriman dan anak-anaknya akan berada di dalam syurga bersama-sama. (Ad-Durr Al-Manthur, 7/633; Tafsir At-Tabari, 27/25)

Bagaimanapun, jika seseorang ingin bersama anaknya tersebut, perlulah ia melakukan amal soleh dan menjadi orang yang beriman dengan benar-benar iman.

Deretan Kes Perit Hampir Serupa Tanda Apa?

Apapun, segala macam bentuk perhatian kini perlu ditingkatkan, apa guna ibu bapa yang asyik dengan mencari duit dan wang sehingga tiada masa untuk melihat keselamatan anak. Begitu ramai ibu bapa yang tersangat sibuk dan sentiasa bertawakkal palsu tentang hal keselamatan anak-anak mereka.

Perlu diambil perhatian oleh kita semua bahawa keselamatan kanak-kanak perempuan semakin membimbangkan ibu bapa hari ini. Cuba lihat deratan kes di bawah:-

Kisah pilu Nurin Jazlin Jazimin, 8 tahun bukanlah isu baru, malah negara telah merakamkan tujuh tragedi sedih yang telah melibatkan kanak-kanak Malaysia yang tidak berdosa yang dirogol dan dibunuh kejam.

Pada Disember 2004, seorang kanak-kanak malang ditemui orang ramai dalam keadaan menyayat hati dan sedang menangis di tepi sebuah tangki air di sebuah semak di Kampung Chendering, Kuantan. Mangsa dipercayai menjadi korban nafsu seorang lelaki yang dipercayai berusia dalam lingkungan 40-an dalam semak di kampung itu kira-kira pukul 8.30 malam.

Sehari sebelum itu, mayat Siti Syazwani, 9 pula ditemui mati 100 meter dari rumahnya- dirogol dan dibunuh oleh seorang pekerja asing Indonesia.Mayatnya ditemui mati dalam parit di ladang kelapa sawit Tikam Batu, Sungai Petani dengan hanya berbaju kurung, tersembam ke dalam parit sedalam 2 meter.

Kisah seterusnya begitu menggemparkan negara, sehingga rata-rata masyarakat mecadangkan pelakunya dibunuh atau dikasi kemaluannya lantaran tindakan mereka terhadap Nurul Huda Abd Ghani, Murid Tahun 4 yang dirogol dan diliwat bergilir-gilir oleh tiga lelakidi Pondok Pengawal Stesen Janakuasa TNB Kg. Pekajang, Gelang Patah, Johor Bharu pada 17 Januari 2004.

Selain itu bulan yang sama, Haserawati Saridi, 10- dirogol dan dibunuh ketika dalam perjalanan ke sekolah di Kampung Menggatal, Sabah.

Pada 6 November 2002 pula Siti Nurliyana Shamimi Rosdi, 2- diculik, dirogol dan dibunuh, dijumpai dalam keadaan bogel pada jam 9 pagi di tebing Sungai Kedah, 500 meter dari rumahnya di Kampung Seberang Terus.

Ada kesan koyak pada kemaluan mangsa, selain lebih 40 kesan luka pada badan dan pendarahan dalam otak mangsa, dipercayai akibat dipukul dengan benda keras.

Dua remaja berusia 19 tahun pula telah merogol kanak-kanak perempuan berusia 7 tahun sehingga terkeluar usus ketika merompak keluarga mangsa di rumahnya di Taman Maluri, Kepong 13 Ogos 2001.

Dan akhir pada 23 Oktober 2000, Nur Shuhada, 6 ditemui mati dalam tangki air di bumbung bangunan kediaman 3 tingkat jenis town house di Selayang dalam keadaan separuh bogel dan lebam pada muka dan tangan.

Doa Pilihan Pelindung Keluarga

Ajarilah anak-anak kita, diri dan keluarga kita dengan doa yang sohih dari nabi ini iaitu :-

من نَزَلَ مَنْزِلًا ثُمَّ قال أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ من شَرِّ ما خَلَقَ لم يَضُرَّهُ شَيْءٌ حتى يَرْتَحِلَ من مَنْزِلِهِ ذلك

Ertinya: Sesiapa yang keluar dari rumah dan membaca doa " Aku berlindung dengan kalimah Allah yang sempurna dari segala kejahatan makhluk" maka ia tidak dimudaratkan oleh sesuatu apa pun sehinggalah ia kembali ke rumahnya semula." ( Riwayat Muslim, 4/2080 - teks doaya adalah yang berwarna merah)

Disebut dalam satu riwayat lain, nabi bersabda:-

فقال رسول الله من أي شيء قال لدغتني عقرب قال رسول الله أما إنك لو قلت حين أمسيت أعوذ بكلمات الله التامات من شر ما خلق لم يضرك إن شاء الله

Ertinya: Nabi bertanya: kena apakah kamu ?

Lelaki berkat: aku disengat kala

Nabi berkata: sekiranya engkau membaca pada setiap petang " Aku berlindung dengan kalimah Allah yang sempurna dari segala kejahatan makhluk", nescaya dengan izin Allah kamu tidak akan ditimpa mudarat" ( Riwayat Ibn Hibban, 3/298 )

Juga sebuah lagi doa yang mudah dari hadis sohih:-

رَسُولَ اللَّهِ يقول من قال بِسْمِ اللَّهِ الذي لَا يَضُرُّ مع اسْمِهِ شَيْءٌ في الأرض ولا في السَّمَاءِ وهو السَّمِيعُ الْعَلِيمُ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ لم تُصِبْهُ فَجْأَةُ بَلَاءٍ حتى يُصْبِحَ وَمَنْ قَالَهَا حين يُصْبِحُ ثَلَاثُ مَرَّاتٍ لم تُصِبْهُ فَجْأَةُ بَلَاءٍ حتى يُمْسِيَ

Ertinya: Rasulullah s.a.w didengari berkata sesiapa yang berdoa : "Dengan nama Allah yang tiada dimudaratkan sesuatu apapun dengan namaNya samada di bumi dan di langit, dan Dialah maha mendengar dan maha mengetahui" sebanyak 3 kali, maka ia tidak ditimpa kesusahan bala dan musibah sehinggalah subuh esoknya, dan barangsiapa membacanya ketika subuh 3 kali, ia tidak ditimpa kesusahan bala dan musibah sehingga petangnya" ( Riwayat Abu Daud, 4/323 ; At-Tirmidizi, 5/465 dan Ahmad ; Tirmizi : Hasan - Teks doa berwarna Merah Syeikh Syuaib ; Hasan)

Sekian dan takziah ke atas keluarga Nurin Jazlin dan semua keluarga yang menghadapi cabaran yang sama. Saya juga TIDAK BERSETUJU atas kenyataan pihak berwajib yang ingin mendakwa kedua ibu bapa Nurin Jazlin atas alasan mereka cuai dan lalai. Mana ada manusia yang tidak sekali sekala tercuai dan terlalai. Biarlah pedih mereka sembuh sebelum membuat kenyataan pelik seumpama ini.

Saya mengharapkan pihak polis dapat dengan CEKAP menjejaki si pembunuh, sebarang kegagalan akan menyebabkan semakin pudarnya keyakinan terhadap teknologi dan badan pengawas keamanan ini. Bagi seluruh keluarga Nurin, ketahuilah doa mereka yang sedang dizalimi adalah maqbul, ditambah lagi di bulan Ramadhan penuh berkat ini, doalah dengan bersunguuh-sungguh agar mereka tertangkap. Ameen...

Sekian
Zaharuddin Abd Rahman

http://www.zaharuddin.net/

21 Sept 2007
9 Ramadhan 1427 H